Minggu, 06 Mei 2012

by dwitasari :)

"aku hanya ingin diperlakukan seperti wanita." ucapku tegas sambil menyorot matanya .


"memangnya aku memperlakukanmu seperti waria ?" jawabnya singkat , mengundang emosiku naik satu tangga walau belum mencapai puncak .


"kamu ini bisa peka sedikit tidak ? percuma kamu punya perasaan kalau tidak dipakai dan digunakan !" bentakku menyentuh kasar gendang telinganya . dia hanya tercengang , tak percaya aku mampu mengeluarkan suara sekencang itu .


"jadi , aku harus gimana dong wanitaku ?" tanyanya dengan nada sedikit manja , uhh aku tak tergoda . kalau saja ada sebuah barang ditanganku , sudah aku lemparkan ke wajahnya .


"kok nanya ? pikir sendiri dongk bodoh !" jawabku sinis , aku masih memalingkan wajah , enggan menatap wajahnya yang datar dan sesekali tanpa ekspresi itu .


"aku kurang apa ?" kembali dia bertanya tanpa wajah berdosa .


"astaga Tuhaaannn .. kamu pengen buat aku mati ditempat , hahh ?"


"astaga Tuhaaannn .. makhluk ciptaan-Mu yang satu ini kelewat sensi !"


"kamu maunya diperhatiin tapi enggak mau memperhatikan . kamu maunya disayangi tapi jarang menyayangi . kamu maunya dipedulikan tapi jarang mempedulikan . kamu selalu menyalahkan , tapi seringkali enggak mau disalahkan . kamu itu seringkali ....."


"STOP ! bisa enggak sih kamu engga buat aku tambah capekk ??"
bentaknya dengan nada tinggi , aku terdiam .


seketika suasana menjadi hening , rambutku berantakan . dia berjalan kearahku , melayangkan tamparan hangat dipipiku . "cewek manja kaya kamu harus tau rasanya sakit . kalau kamu kebiasaan nyakitin orang lain justru perasaan kamu yang lama-kelamaan akan mati . kamu terlalu banyak ngeluh . kalau kamu mau seseorang yang kamu cintai berubah menjadi seseorang yang kamu mau , pacaran aja sama robot , jangan sama manusia !"


aku hanya terdiam menatapnya , air mata perlahan menuruni kelopakku , mengalir begitu saja dipipiku . "enggak pernah ada cowok yang memperlakukan aku seperti itu bodoh !"


"itu masalahnya ! terlalu banyak cowok idiot yang kamu atur-atur hidupnya ! kamu bisa miliki hati seseorang , tapi kamu gag bisa miliki jalan hidupnya ! cobalah mengerti sudut pandangku , sayang . jangan gunakan keegoisanmu untuk mempertahankan sesuatu yang sebenarnya tak baik untukmu . ini bukan hanya masalahmu , tapi ini masalah kita , sayang ." ucapnya menenangkanku , dia gunakan tangannya yang lembut untuk menghapus air mataku .


"Tuhan selalu punya rencana tersendiri . buktinya , kini aku jadi kekasihmu dan aku banyak belajar darimu."


"pikiranku bisa saja salah , tapi pikiran kita bisa saja benar . karena kita memikirkannya berdua , bukan sendiri-sendiri ." ucapnya lembut sambil memasang simpul senyum dibibirnya . tak pernah aku merasa setenang dan sehangat itu .







NB :
untuk seseorang disana ,
maafkan aku .

Tidak ada komentar: